 Proyek Transportasi di Kawasan Timur Indonesia Kedua (Second Eastern Indonesia Region Transport Project - EIRTP-2) IBRD Loan No 4744-IND adalah lanjutan dari Proyek Transportasi di Kawasan Timur Indonesia Pertama (EIRTP-1) IBRD Loan No. 4643-IND. Pada EIRTP-1, infrastruktur jalan yang ditangani khususnya adalah jalan nasional, sedangkan EIRTP-2 selain jalan nasional juga menangani jalan propinsi dan jalan kabupaten/kota (termasuk jembatan) di 13 Provinsi. Perjanjian pinjaman EIRTP-2 yang ditandatangani tanggal 23 Juli 2004, efektif pada tanggal 21 Oktober 2004 dan sudah ditutup 30 Juni 2009. Hingga akhir masa pinjaman, konstruksi belum selesai (progres hanya 43% dan penyerapan dana 53%). Keputusan perpanjangan masa pinjaman disepakati melalui pembahasan antara instansi/institusi terkait yaitu Departemen Keuangan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Departemen Pekerjaan Umum, dan Bank Dunia. Dasar pertimbangan perpanjangan masa pinjaman adalah sejumlah paket belum selesai konstruksi dan hasilnya juga belum memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Setelah semua persyaratan dipenuhi, kemudian Bank Dunia mengeluarkan persetujuan perpanjangan pinjaman. Masa pinjaman semula yang harus berakhir 30 Juni 2009, diperpanjang hingga 31 Maret 2011. Berkenaan dengan perpanjangan masa pinjaman, nomor loan berubah dari IBRD Loan No. 4744-IND menjadi IBRD Loan No. 7765-ID. Second Eastern Indonesia Region Transport Project (EIRTP-2) under IBRD Loan No 4744-IND which was signed on 23 July 2004 is continuation of the First Eastern Indonesia Region Transport Project (EIRTP-1) under IBRD Loan 4643-IND. Especially in EIRTP-1, preservation was only for national roads, meanwhile EIRTP-2 including national roads, also provincial and district roads (including bridges) within 13 Provinces.
Loan Agreement which signed on July, 23, 2004, has effective on October, 21, 2004 and actually has closed on June, 30, 2009. Until to closing date, construction has not yet completed (packages completed only 42% and disbursement only 53%). Decision of Loan extension has agreed after a series related institutions discussion have conducted among Ministry of Finance, National Development Planning Board, Ministry of Public Works, and the World Bank.
Consideration of loan extension was due to progress achieved too low and benefit did not meet with the expectation. When the process and all requirements needed have been completed, the World Bank issued no objection for the loan extension. The previous loan closing date was June, 30. 2009, extended until March 31, 2011. Regarding to the loan extension, loan number has changes from IBRD Loan 4744-IND to IBRD Loan No. 7765-ID. |